![]()
Info24jam.id|Sumbar—Panitia Pelaksana Jurnalis Lingkungan Hidup resmi melayangkan undangan kehadiran dan partisipasi kepada jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi terkait di Provinsi Sumatera Barat, (23/07/2026)
Undangan tersebut ditujukan langsung kepada Gubernur Sumatera Barat, Kapolda Sumatera Barat, Danrem 032/Wirabraja (mewakili pimpinan TNI/Pangdam), serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Barat.
Penyerahan undangan dilakukan secara langsung oleh panitia ke beberapa instansi terkait. Di polda Sumbar, surat diterima oleh Rido dari Sekretariat Umum (Setum) Polda Sumbar. Sementara di tingkatan Kodam, undangan diterima oleh Arizal selaku perwakilan di ruangan Sekretaris Kodam Sumbar.
Selanjutnya, untuk lingkup Pemerintah Provinsi, undangan untuk Gubernur Sumatera Barat diterima oleh Perry dari tim Sespri Gubernur. Adapun undangan untuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Barat diserahkan dan diterima langsung oleh Kepala Dinas, Teungku Fuaddi, di ruang kerjanya.
Rencananya, kegiatan itu juga akan dihadiri anggota-anggota DPD RI, anggota DPRD, unsur Forkopimda, Forkopimca, kepala OPD, instansi vertikal, tokoh masyarakat, komunitas lingkungan, serta pegiat konservasi.
Langkah itu diambil guna memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung aksi nyata penyelamatan lingkungan hidup di wilayah Sumatera Barat, salah satunya melalui agenda gerakan penanaman 500 hingga 1.000 bibit pohon secara berkelanjutan.
Sinergi untuk Kelestarian Alam
Perwakilan panitia Topik Marliandi menyampaikan bahwa keterlibatan jajaran pimpinan daerah dan aparat penegak hukum sangat krusial, tidak hanya sebagai dukungan simbolis, tetapi juga sebagai komitmen bersama dalam menjaga ekosistem alam serta mencegah potensi bencana ekologis di Sumatera Barat.
“Kita berharap kehadiran para pimpinan daerah dan penegak hukum dapat menjadi pelecut semangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan,”ujar Topik Panitia Jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup.
Melalui kegiatan itu, jurnalis tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi dan pengawas kebijakan, tetapi juga turun langsung mengambil peran aktif dalam menjaga keseimbangan alam.
Acara puncak direncanakan diisi dengan aksi pelepasan penyu, dan penanaman pohon secara masif yang melibatkan unsur pemerintah, aparat keamanan, aktivis lingkungan, awak media serta masyarakat sekitar. Undangan resmi telah dikirimkan dan panitia optimistis seluruh pihak terkait dapat hadir serta memberikan dukungan penuh demi suksesnya gerakan penyelamatan lingkungan khusus di Sumatera Barat.
Pewarta : Tim
Editor : Redaksi
