![]()
Info24jam – PEKANBARU – Camat Tebing Tinggi Barat Muhammad Nazir, S.Pd, M.Si hadir langsung dalam Rapat Uji Kelayakan Lingkungan Hidup. Bahas Adendum ANDAL dan RKL-RPL pengembangan Lapangan Migas WK Malaca Strait oleh PT ITA. Rapat hybrid digelar di Hotel FOX Pekanbaru, 24-26 Juni 2026.
Rapat 3 hari ini fokus uji kelayakan dampak lingkungan dari pengembangan lapangan migas WK Malaca Strait. ANDAL = Analisis Dampak Lingkungan. RKL-RPL = Rencana Kelola Lingkungan & Rencana Pemantauan Lingkungan.
Kehadiran Camat Nazir jadi representasi warga Tebing Tinggi Barat. Tujuannya pastikan pengembangan migas PT ITA tetap perhatikan lingkungan + dampak sosial ekonomi masyarakat sekitar.
WK Malaca Strait berbatasan langsung dengan wilayah pesisir Meranti. Kalau pengembangan jalan, dampaknya bisa ke nelayan, ekosistem laut, sampai potensi CSR/tenaga kerja lokal.
“Pemerintah kecamatan wajib kawal. Jangan sampai lingkungan rusak, tapi warga nggak dapat manfaatnya,” ujar Camat Nazir di sela rapat.
Rapat hybrid ini melibatkan KLHK, Pemprov Riau, Pemkab Meranti, PT ITA, dan akademisi. Hasil Adendum ANDAL + RKL-RPL jadi syarat utama izin lanjut pengembangan lapangan.
Pemkab Meranti lewat Camat akan terus pantau implementasi RKL-RPL di lapangan biar sesuai janji.
Migas jalan, lingkungan tetap jaga. Itu harapan warga Tebing Tinggi Barat. GRUP BUSER24COM akan kawal terus tindak lanjut hasil rapat ini….(Tim Redaksi
