Foto kiri ke kanan: Sekretaris Universitas Muhammadiyah Tangerang, Agus Kristian, Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Dr. H. Ahmad Fauzi, Rektor UMT Assoc.Prof.Dr. H. Desri Arwen, M.Pd. saat berpose bersama dengan menunjukkan khas UMT "U" dengan jari tangan, di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/8) petang. (foto: ist./UMT).
![]()
Info24jam, Jakarta|Dalam momen puncak peringatan HUT Ke-81 RI, Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang turut menghadiri Upacara Penurunan Bendera di Istana Negara, menunjukkan pengakuan atas peran perguruan tinggi dalam kehidupan kenegaraan. Kehadiran itu dianggap memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan negara.
“Kehadiran kami di sini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan penguatan kolaborasi dan nilai positif bagi diaspora mahasiswa UMT yang bertugas sebagai Paspampres di Istana Negara,” kata Assoc.Prof.Dr. H. Desri Arwen, M.Pd. kepada media ini usai mengikuti Parade Penurunan Bendera di Istana Negara, Senin ( 17/8 ), petang.
Selain Rektor Desri Arwen, mewakili UMT dalam momentum kegiatan tahunan ini dihadiri pula oleh Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Dr. H. Ahmad Fauzi dan Sekretaris Universitas Muhammadiyah Tangerang, Agus Kristian. Kehadiran mereka merupakan bagian dari undangan resmi Istana Negara kepada sejumlah tokoh pendidikan dan masyarakat.
Rangkaian upacara penurunan bendera diawali dengan kirab pengembalian bendera dan teks proklamasi, dilanjutkan dengan prosesi penurunan Bendera Merah Putih yang dilaksanakan dengan penuh tata cara dan hormat kenegaraan.
Prosesi ini menjadi simbol berakhirnya rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan yang dimulai sejak pagi hari dengan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi.
Assoc.Prof.Dr. H. Desri Arwen, M.Pd., dalam pernyataannya usai upacara, mengungkapkan bahwa undangan dari Istana Negara ini merupakan bentuk penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi kenegaraan.
“Kehadiran kami di sini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan penguatan kolaborasi dan nilai positif bagi diaspora mahasiswa UMT yang bertugas sebagai Paspampres di Istana Negara,” ujar Rektor UMT.
Lebih lanjut, Desri Arwen menekankan bahwa momen HUT Ke-81 Kemerdekaan RI membawa makna mendalam bagi perjalanan bangsa. Peringatan ini menjadi refleksi atas perjuangan para pendiri bangsa sekaligus momentum untuk terus memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan di tengah dinamika pembangunan nasional.
Tema peringatan HUT ke-81 yang mengusung semangat kemerdekaan dan kedaulatan menjadi pengingat bahwa seluruh elemen bangsa, termasuk perguruan tinggi, memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui kontribusi nyata di bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.
Kehadiran Rektor UMT bersama jajaran pimpinan universitas di Istana Negara juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi civitas academica Universitas Muhammadiyah Tangerang. Hal ini menunjukkan pengakuan terhadap peran UMT dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga berkontribusi dalam pengamanan dan pelayanan kenegaraan, sebagaimana tercermin dari diaspora mahasiswa UMT yang bertugas di lingkungan Istana Negara.***
Editor: Zulfadhli Anwar
Pewarta: Aznil Fajri.
