![]()
Deliserdang info24jam.id
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Deliserdang diminta Masyarakat Desa Penjemuran, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang segera menutup PT. Karya Alam Sukses, perusahaan yang bergerak dalam pengolahan Dolomite, yang diduga menjadi penyebab Limbah B3
Karena Limbah B3 bahan berbahaya dan beracun adalah sisa usaha/kegiatan yang mengandung zat beracun, mudah terbakar, mudah meledak, reaktif, infeksius atau korosif, limbah B3 PT Karya Alam Sukses ini dapat merusak lingkungan serta membahayakan kesehatan manusia secara langsung maupun tidak langsung, pengelolaannya seharusnya diatur ketat untuk mencegah pencemaran lingkungan dan penyakit.
Diduga PT Karya Alam Sukses tidak memiliki izin Limbah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) atau persetujuan resmi Pemerintah (Pusat/Daerah) untuk pengelolaannya, pembuangan atau pemanfaatan limbah (B3 cair, domestik) yang wajib dimiliki Pelaku Usaha, ini menjamin kegiatan usaha tidak merusak lingkungan mencakup AMDAL/UKL-UPL serta menjadi syarat Operasional Perusahaan.
Ketika Awak media konfirmasi via aplikasi WhatsApp terhadap Menejer/Pemilik PT Karya Alam Sukses perihal izin Limbah B3 dan Plang Perusahaan untuk menyajikan berita berimbang beliau tidak mau menjawab konfirmasi awak media.
Diduga PT Karya Alam Sukses yang beralamat di Jalan Besar Namorambe No.15 Desa Batu Penjemuran Kecamatan Namorambe Kabupaten Deliserdang tidak memiliki izin/Dokumen seperti AMDAL, UKL-UPL, atau SPPL yang memastikan studi dampak lingkungan yang telah di setujui dan izin pembuangan air limbah (IPAL): Izin untuk membuang limbahnya Mbah cair ke badan air/sumber air.
Juga izin Pengelolaan Limbah B3 : izin untuk penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan,pemanfaatan pengolahan atau penimbunan limbah bahan berbahaya dan beracun.
Selain itu, menurut informasi Masyarakat PT. Karya Alam Sukses juga tidak memiliki plang Perusahaan
Selain perusahaan PT Karya Alam Sukses tidak memiliki plang perusahaan, warga Namorambe juga resah karena dampak pabrik pembuatan pupuk Dolomit tersebut setiap harinya tidak bisa istirahat dengan tenang, dikarenakan suara penggilingan Dolomit tersebut, dan juga debu berterbangan di lingkungan mereka.
Masyarakat meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Deliserdang dan Polres Deliserdang agar sesegera mungkin menutup Pabrik Dolomite PT Karya Alam Sukses yang diduga tidak mengantongi izin Limbah B3.
(Tim)
